Ticker

6/recent/ticker-posts

Merekatkan Silaturahmi, Pemuda Lintas Iman Buka Puasa Bersama di Pura

Bulan Ramadan telah tiba, saat yang ditunggu-tunggu semua umat Muslim di seluruh dunia. Ini adalah kesempatan baik untuk memupuk kebaikan. Pada moment ini juga menjadi ajang untuk silaturahmi dengan buka puasa bersama, baik teman kuliah, SD, SMP, SMA atau keluarga. Namun, kegiatan buka puasa biasa dilakukan di cafe atau restoran bahkan hotel saja. Nah, gimana kalau buka puasa di Pura? Hal yang sangat langka dan jarang sekali terjadi.



Pemandangan langka kala pemuda lintas iman Kalimantan Barat berkunjung di Pura, Selasa, 21 Mei 2019. Tampak pemuda dan pemudi dari berbagai agama dan suku memadati Pura Giripati Mulawarman, Pontianak. Mereka berkunjung untuk mengenal lebih dekat agama Hindu. Pemimpin Agama Hindu, Putu Dupa menjelaskan bahwa Hindu terbuka untuk semua umat dan memiliki tiga konsep toleransi sehingga tetap menjunjung tinggi perdamaian meski beda agama.

"Konsep toleransi itu, mahluk hidup adalah ciptaan Tuhan. Artinya, kita bersaudara jadi bisa saling mengasihi dan memahami," kata Putu Dupa di sela-sela menyampaikan materi kepada peserta.

Konsep kedua adalah: kau adalah aku. Aku adalah engkau. Artinya, jika kita ingin disayangi maka sayangilah orang lain. Jika kita ingin dihormati maka hormatilah orang lain. Sedangkan yang ketiga adalah setiap orang yang memiliki agama diberi kebebasan menjalankan ajaran agamanya.

Konsistensi konsep toleransi yang dipegang oleh Hindu ini juga yang membuat mereka tetap damai hidup berdampingan dengan Masjid AL-Amien. Pura dan Masjid dapat saling menyesuaikan dan saling menghormati hari raya masing-masing agama. Misalnya saat Idul Fitri, Pura akan memberikan lahannya untuk digunakan sebagai tempat partkir. Begitu juga saat hari raya umat Hindu, mereka dapat menggunakan halaman Masjid Al-Amien untuk lahan parkir.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar merilis jumlah penduduk beragama di Kalimantan Barat. Pada tahun 2016 jumlah pemeluk agama Hindu di Kalbar sebesar 11.136 jiwa. Angka ini sama dengan 0,20% dari total jumlah penduduk Kalbar yang sekitar 5,3 juta jiwa. Nilai yang terkecil jika dibandingkan dengan jumlah pemeluk agam lain yaitu Islam 55,6%, Katolik 23,5%, Protestan 13,6%, Buddha 6,7% dan Kong Hu Chu yang sebesar 0,25%.

Menjadi pemeluk agama paling sedikit di Kalbar sehingga banyak orang yang semakin ingin kenal lebih dekat dengan Hindu. Kedatangan tamu dari berbagai kalangan, selalu disambut baik oleh mereka. 

Namun, kunjungan dari pemuda lintas iman Kalbar ini diakui pengurus Pura Giripati Mulawarman ini sedikit berbeda karena tidak hanya berkunjung dan sharing tetapi ada rangkaian buka puasa bersama. Uniknya, santapan buka puasa ini juga sebagian besar disediakan oleh mereka yang beragama Katolik dan Budha. 

"Acara seperti ini sangat baik, apalagi dilakukan oleh anak-anak muda," lanjut Putu Dupa.

Para pemuda yang tergabung dalam kunjungan tersebut mulai dari SMA, mahasiswa dan juga yang sudah bekerja. Sebelumnya, kegiatan kunjungan rumah ibadah sudah pernah dilakukan di Klenteng, Vihara, dan Katedral.

Pemuda Kalimantan Barat berbuat untuk Indonesia.
Semua mencintai perdamaian, karena perbedaan adalah aset yang kita jaga bersama
Perbedaan hadir bukan untuk saling membedakan dan jadi perselisihan tetapi karena perbedaan inilah kita makin istimewa dan penuh warna.

Tetap cinta kebersamaan
bersama gaungkan perdamaian.
Kita kuat karena bersama, kita lemah karena berjalan sendiri. Satu hal yang akan terus kita ingat, kita lahir dari rahim yang sama: Indonesia
Sudah jadi tugas kita untuk menjaga dan membuat Ibu Pertiwi tetap indah dan kokoh :)


Posting Komentar

0 Komentar